Sedimen lumpur yang menumpuk sangat tebal di sepanjang dasar saluran pembuangan induk kota mulai mengeruk secara masif menggunakan belasan unit kendaraan alat berat ekskavator. Dinas pekerjaan umum menurunkan tim teknis untuk membersihkan akumulasi endapan tanah lumpur dan sampah padat yang telah menyebabkan pendangkalan parah pada saluran air utama perkotaan. Langkah pengerukan ini sangat krusial dilaksanakan guna meningkatkan kapasitas tampung alur pembuangan air saat puncak musim hujan tiba agar kota terhindar dari bahaya banjir. Pengawasan alur pekerjaan serta pengarahan jalan kendaraan pengangkut material lumpur dikawal ketat oleh petugas di lapangan.
Irama pengerjaan penyingkiran endapan limbah ini dilakukan secara bertahap menyusuri alur drainase protokol yang melintasi pemukiman padat penduduk dan kawasan pusat perbelanjaan. Sedimen lumpur pekat yang berhasil diangkat dari dasar saluran langsung dimuat ke atas truk pengangkut untuk dibuang ke lokasi penampungan akhir khusus di luar kota. Petugas dinas perhubungan siaga di sekitar lokasi pengerukan guna mengatur alur lalu lintas agar kendaraan pengangkut material tidak memicu kemacetan bagi pengguna jalan raya. Kehadiran alat berat di tengah kota mendapat dukungan positif dari masyarakat yang merindukan saluran air yang bersih dan berfungsi optimal.
Pendangkalan pada sistem drainase induk ini sebelumnya menjadi penyebab utama kerap meluapnya air hujan ke permukaan badan jalan protokol saat hujan berdurasi lama mengguyur kota. Tim teknis mengimbau para pemilik bangunan dan pedagang di sekitar bantaran saluran untuk tidak menutup alur drainase secara ilegal yang dapat menyulitkan proses pemeliharaan rutin. Penindakan tegas akan diberikan bagi pihak-pihak yang sengaja membuang limbah sampah padat ke dalam saluran air publik yang merugikan kepentingan umum. Kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase kota sangat dibutuhkan demi kenyamanan hidup bersama.
Pembersihan menyeluruh terhadap endapan limbah di saluran induk ini ditargetkan rampung sebelum intensitas hujan harian mencapai puncaknya pada bulan depan. Sedimen lumpur yang telah dibersihkan terbukti memperlancar aliran air menuju ke muara sungai utama tanpa ada hambatan sumbatan lagi. Dinas terkait berjanji akan menjadwalkan kegiatan pengerukan alur drainase secara berkala setiap tahun demi menjaga keandalan sistem pengendalian banjir perkotaan. Apresiasi disampaikan warga kepada para pekerja teknis yang bekerja keras di lapangan demi mengamankan kota dari ancaman bencana banjir tahunan. Tata kelola saluran pembuangan air kota semakin tertata baik.
Diharapkan dengan selesainya proyek pemeliharaan sistem drainase induk ini, kawasan perkotaan dapat terbebas secara total dari masalah genangan air yang mengganggu mobilitas harian warga. Masyarakat imbau untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan aktif menjaga kelestarian lingkungan sekitar perumahan masing-masing. Sinergi antara pembangunan infrastruktur yang baik dan kedisiplinan warga kota merupakan modal utama terciptanya lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan bebas banjir. Seluruh kegiatan pengerukan endapan lumpur di saluran pembuangan air perkotaan ini terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar.
